Jumat, 30 Agustus 2013

Fakta Mengejutkan Tentang Yahudi Di Iran

Ada fakta yang mengejutkan kita tentang Yahudi di Iran. Suatu Negara yang presidennya, Ahmadinejad selalu menyuarakan kecaman, caci maki dan ingin menghancurkan bangsa Yahudi, tapi ternyata di sana banyak berkeliaran orang Yahudi dengan bebasnya, dan jumlahnya sangat besar.


Di Iran, Yahudi tersebar di tiga kota besar; Tehran, Hamdan, Isfahan. Dan menurut data resmi Iran, ada sekitar 30.000 orang Yahudi di Iran. Sebuah jumlah yang sangat besar di sebuah negara yang katanya anti-Zionis!

Isfahan, yang terletak di tengah-tengah Iran, dikelilingi oleh kota-kota berbasis Syiah-seakan dengan jelas orang-orang Syiah melindungi mereka para Yahudi. Sangat kontras dengan perlakuan mereka terhadap sesama muslim yang berfaham SUNNI. Orang-orang Sunni di Iran diburu seperti tikus, dan ulama-ulamanya digantung. Bahkan orang-orang Sunni tidak punya masjid untuk shalat Jumat. Bandingkan dengan sinagog yang bertebaran di bumi Iran.

 
Fakta Mengejutkan Tentang Yahudi Di Iran
Perkawinan Orang Yahudi Di Iran 
Orang-orang Yahudi memiliki hubungan baik dengan pemerintah Iran. Mereka menganggap bahwa orang-orang Sunni sebagai musuh utama mereka. Bahkan, di parlemen Iran, orang-orang Yahudi memiliki  wakilnya.


Yang perlu diketahui juga bahwa orang-orang Yahudi di Iran menolak pindah ke koloni Palestina. Mengapa?

Karena, bagi sebagian YahudiIran adalah tempat suci karena banyak nabi mereka dimakamkan di sini.

Misalnya saja Nabi Daneil. Nabi ini adalah salah satu nabi yang sudah meramalkan kejadian-kejadian sebelum kiamat. Dan ia dikenal luas di kalangan Yahudi dan umat Kristen. Selain Nabi Daniel, ada juga Nabi Habqouq, Nabi Sumoil, Qeedar, dan Nabi Hajayy.

Di Iran juga ada makam Bunyamin, saudara Nabi Yusuf. Jadi tidak heran jika Yahudi mengagungkan Iransebagai tanah suci. Dan mereka menganggap Isfahan sebagai kota yang lebih khusus lagi. Kota ini merupakan tempat pertama di mana mereka berkumpul pertama kalinya setelah penghancuran Yerusalem oleh Novukhodonsur.

Fakta Mengejutkan Tentang Yahudi Di Iran
Pesta Persian Night  Orang Yahudi Iran di Jerussalem

Sejarah sudah menyampaikan hal ini, dan kemudian setelah 70 tahun penangkapan oleh raja Babylon Nebukadnezzar, mereka berkumpul di Isfahan.

Yang lebih mengejutkan ada sebuah hadis Nabi yang tertera di dalam Sahih Muslim, hadis ke 7034: "Anas bin Malik berkata bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wasalam berkata: 'Dajjal akan diikuti 70 ribu Yahudi dari Isfahan mengenakan selendang Persia."

Padahal, saat ini  Yahudi-Yahudi di Isfahan, Iran selalu mengenakan selendang.

10 komentar:

  1. Masya allah.. Dunia sudah tak seperti jaman rasul ketika dulu..

    BalasHapus
  2. saya pernah baca tentang hadist itu, sepertinya memang benar adanya..dan mulai muncul dan merancang kekuatn utk menyambut kedatangan dajjal yg dinanti mereka.

    BalasHapus
  3. Si taspirin yg bnyk omong tu kok gk coment ya???
    Coment donk artikel ni,tuh kan gk bsa nyangkal lg:-P

    BalasHapus
  4. Kalau taspirin gk coment brarti dya lg sbuk ngantri tu bwt ciumin pantat imam nya:-D hahaha

    BalasHapus
  5. Waduhhhhh kangen niehbgw ama taspirin yuk komen2nya heheeee........taspirin where are U

    BalasHapus
  6. Taspirin kebanyakan minum aspirin

    BalasHapus
  7. Taspirin lagi jilatin pantat imamnya tuuh hahahaha.......ntar lagi dia pasti di mut'ah sama si imam trus disodomi dah.....dasar syiah ajaran yahudi kafir.

    BalasHapus
  8. Lha kan presidennya pengikut FREEMASON, pastilah berhubungan baik dng yahudi, amerika.. Diluar pura2 musuhi yahudi tp diam2 siap menghancurkan arab saudi..
    Akhir zaman...

    BalasHapus