Senin, 24 Februari 2014

Air Mata Buaya Penganut Syi'ah (Buku)


Penyusun Dr.Muhammad Arifin Baderi,
penerbit Rumah Ilmu.
Air Mata Buaya!Itu adalah satu ungkapan yang unik dan mengandung banyak hikmah. diyakini oleh banyak orang bahwa buaya biasa meneteskan air matanya ketika sedang menyantap mangsanya. 

Perilaku buaya ini menggambarkan bahwa ternyata ada makhluq yang dikenal buas tanpa pernah kenal rasa iba namun bisa juga meneteskan air mata.

Sobat! Karena itu, waspadalah agar anda tidak terperdaya oleh tangisan para penjahat dan pecundang.

Dalam sejarah kehidupan manusia perilaku semacam ini, banyak ditemukan. menangis tersedu-sedu dengan air mata yang berderai-derai, namun sejatinya dialah penjahat bengis dan pengkhianat besar.

Apa yang terjadai di saat ini, kaum yahudi dan para penyembah salib berteriak teriak, meratapi HAM, padahal tangan mereka terus berlumuran darah ummat Islam. 

Meratapi HAM padahal mereka adalah orang terdepan yang melanggarnya. 

Dan dalam sejarah klasik Islam, kaum syi'ah telah mengkhianati keluarga nabi, namun mereka yang rajin meneteskan air mata atas musibah yang menimpa mereka.
Buku hakekat Syiah judul Airmata Buaya Penganut Syiah, penyusun Dr.Muhammad Arifin Baderi, berisi penjelasan tentang agama Syiah dimulai dari siapakah syiah, agama apakah syiah itu, bagaimana aqidah dan manhaj syiah dan bagaiman sikap syiah kepada umat islam. Syiah dari hari-ke hari telah menampakkan dirinya di Indonesia yang tercinta ini, ada yang menganggap bahwa Syiah masih bagian dari Islam namun banyak juga yang menyatakan bahwa penyimpangan yang dilakukan oleh Syiah sudah sedemikian jauhnya sehingga sudah tidak dapat lagi untuk disebut sebagai bagian dari Islam. Untuk memahami hakekat sebenarnya dari agama Syiah penulis ingin menjelaskan kepada kita dengan disertai dalil-dalil yang kuat dan ilmiah.
Harga Rp 90.000
Pemesanan SMS : 0878 8777 8027

51 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya mengucapkan banyak terimakasih kepada MBAH KABOIRENG yang telah menolong saya dalam kesulitan,ini tidak pernah terfikirkan dari benak saya kalau nomor yang saya pasang bisa tembus dan ALHAMDULILLAH kini saya sekeluarga sudah bisa melunasi semua hutang2 kami,sebenarnya saya bukan penggemar togel tapi apa boleh buat kondisi yang tidak memunkinkan dan akhirnya saya minta tolong sama MBAH KABOIRENG dan dengan senang hati MBAH KABOIRENG mau membantu saya..,ALHAMDULIL LAH nomor yang dikasi MBAH KABOIRENG semuanya bener2 terbukti tembus dan baru kali ini saya menemukan dukun yang jujur,jangan anda takut untuk menhubungiya jika anda ingin mendapatkan nomor yang betul2 tembus seperti saya,silahkan hubungi MBAH KABOIRENG DI 082=322=212=111 ingat kesempat tidak akan datang untuk yang kedua kalinga dan perlu anda ketahui kalau banyak dukun yang tercantum dalam internet,itu jangan dipercaya kalau bukan nama MBAH KABOIRENG KLIK TOGEL 2D 3D 4D 6D DISINI











      saya mengucapkan banyak terimakasih kepada MBAH KABOIRENG yang telah menolong saya dalam kesulitan,ini tidak pernah terfikirkan dari benak saya kalau nomor yang saya pasang bisa tembus dan ALHAMDULILLAH kini saya sekeluarga sudah bisa melunasi semua hutang2 kami,sebenarnya saya bukan penggemar togel tapi apa boleh buat kondisi yang tidak memunkinkan dan akhirnya saya minta tolong sama MBAH KABOIRENG dan dengan senang hati MBAH KABOIRENG mau membantu saya..,ALHAMDULIL LAH nomor yang dikasi MBAH KABOIRENG semuanya bener2 terbukti tembus dan baru kali ini saya menemukan dukun yang jujur,jangan anda takut untuk menhubungiya jika anda ingin mendapatkan nomor yang betul2 tembus seperti saya,silahkan hubungi MBAH KABOIRENG DI 082=322=212=111 ingat kesempat tidak akan datang untuk yang kedua kalinga dan perlu anda ketahui kalau banyak dukun yang tercantum dalam internet,itu jangan dipercaya kalau bukan nama MBAH KABOIRENG KLIK TOGEL 2D 3D 4D 6D DISINI

      Hapus
  2. Demi Alloh para Slafy penulis di sini adalah tukang fitnah antek dajjal penyembah iblis! ane berani mubahalah bahwa orang-orang pengelola situs ini adalah musuh Alloh, Rosul, dan ahlul baytnya yang suci dan yang berusaha menghancurkan Islam!

    BalasHapus
    Balasan
    1. sesama muslim tidakalah boleh saling bermusuhan.. terlihat dari komen ali al mujtaba merasa paling benar silau dgn para imamah yg diaanggap maksum oleh kelompok ali ini. semoga ALLOH memberikan hidayah supaya kembali kepada ajaran islam yg benar yg tidak pernah mencela sahabat2 nabi yg dijain syurga.. amiien

      Hapus
    2. semoga Alloh memberi hidayah pada anda

      Hapus
    3. tobatlah kamu... atau jangan2 kamu adalah antek2 syiah, seperti yg dikatakan diatas.."air mata buaya"

      Hapus
  3. dasar syiah najis takfiri,,,ahlul bayt yg mana kau maksud hay syiah ?
    apakah syiah percaya kalau si kafir harbi khomeini adalah turunan rasulullah dn ma'sum [ bebas dari dosa2]...? si kafir harbi khomeini itu bukan lah keturunan rasulullah atau keturunan hazrat ali....rasulullah sendiri mati2an memohon di ampun kan dosa2 nya...ibadah beliau ini paling dahsyat dari ibadah siapa pun,,,sedangkan si kafir harbi khomeini yg g'jlas turunan siapa dia ehh...enak2 aja kau ma'sum kan[ bebas dosa2]...padahal si kafir harbi khomeini tak hafal al-qur'an pada seperempat dari al-qur'an....dn...mana mushaf fathimah yg kalian bangga2 kan itu ?...oya...gw masih ingat kalo mushaf fathimah di pegang oleh dajjal besar khurasan [ imam mahdi syiah ]...syiah pembohong dn pengecut...syiah najis takfiri laknatullah alaihi khomeini...aamiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Al haq
      Dipimpin dan dinaungi oleh :
      1. Muhammad SAW, bin Abdullah (11 H), 63 Tahun
      2. Imam Ali bin Abi Thalib as, (40 H), 63 Tahun
      3. Imam Hasan, al Mujtaba as, (49 H), 47 Tahun.
      4. Imam Husein, As-Syuhada as, (61 H), 58 Tahun.
      5. Imam Ali, Zainal Abidin as-Sajjad as, bin Husein (95 H), 57 Tahun.
      6. Imam Muhammad, al-Baqir as, bin Ali (114 H), 57 Tahun
      7. Imam Ja’far, ash-Shadiq as, bin Muhammad (148 H), 65 Tahun
      8. Imam Musa, al-Kadhim as, bin Ja’far (183 H), 55 Tahun.
      9. Imam Ali, ar-Ridha as, bin Musa (203 H), 55 tahun.
      10. Imam Muhammad, Taqi al-Jawad as, bin Ali (220 H), 25 tahun.
      11. Imam Ali, Hadi an Naqi as, bin Muhammad (254 H), 41 tahun
      12. Imam Hasan, al-Askari as, bin Ali (260 H), 28 tahun
      13. Imam Abul Qasim Muhammad, al-Mahdi AFS, bin Hasan (lahir 15 Sya’ban 255 H dan masih hidup).
      Kelahirannya : Jum’at, 15 Sya’ban 255 H.
      Ghaib Qubra : Selama 74 Tahun, di mulai sejak kelahirannya hingga tahun 329 H.
      Ghaib Kubro : Sejak Tahun 329 H, hingga saat ini.
      Merujuk kepada :
      As Syura [42]:23, dapat diurai maksud dari bilangan yang ada pada Surat & Ayatnya yang terilhami dari Penyelenggaraan Ceramah Umum di Gelora Bung Karno, pada tanggal 12 Agustus 2007, dimana ketika itu HTI melalui Iklan Koran Republika memasang Iklan, akan diadakannya International Conference, yang diadakan di Gelora Bung Karno, dengan Thema “ Sudah Saatnya Khilafah Dunia”, dimana itu dapat terurai menjadi, 5 (lima) pengamatan yang bisa diindikasikan atau terinspirasikan dari :

      1. Tanggal, 12, dengan bilangan ini aku teringat akan hadis Nabi SAW yang disebutkan dalam Kitab Shahih Buchori dan Muslim, tentang Islam akan Jaya sampai Kiamat, dimana kalian semua telah dipimpin oleh 12 Amir atau 12 Khalifah, namun nama-namanya tidak terurai, data dari Non Syiah jawabannya Gelap tentang Jumlah 12 ini.
      Namun untuk Kelompok Syiah, cukup jelas melalui ucapan Imam ke 6, Imam Ja’far Shodik, yaitu. :
      Salah satu Wasiat dari 99 Wasiat Imam Ja’far Shodik (Imam ke 6) ”Lentera Ilahi”, PENGAKUAN ATAS PARA IMAM, hal 97.

      Hapus
    2. Diriwayatkan melalui serangkaian perawi yang dapat dipercaya dari Salman Al-Farisi :” Aku mengunjungi Rasullullah yang memandang kepadaku dan berkata, ’Wahai Salman, Allah tidak mengirimkan seorang nabi atau rasul kecuali Allah menyertakan mereka dengan dua belas sahabat utama.’ ’Wahai Rasulullah, aku mengetahui hal ini dari orang-orang pemeluk dua kitab sebelumnya.’
      ’Wahai Salman, tahukah kamu siapa kedua belas sahabat utamaku, yang telah dipilih oleh Allah untuk menjadi pemimpin setelahku?’
      ’Allah dan Rasul-Nya yang paling tahu.’ ’ Wahai Salman, Allah telah menciptakan aku dari inti cahaya, dan memanggilku, maka aku mematuhi-Nya. Kemudian Dia menciptakan ’Ali dari cahayaku, dan memanggilnya, dan dia patuh. Dariku, ’Ali dan Fatimah, Dia menciptakan Al-Hasan dan Al-Husayn. Dia memanggil mereka dan mereka mematuhi-Nya. Tuhan telah menamai kami dengan lima dari nama-nama-Nya: Tuhan adalah Al-Mahmud (Yang Terpuji) dan aku Muhammad (patut dipuji); Tuhan adalah Al-’Ali (Yang Tinggi), dan inilah ’Ali (yang berasal dari peringat tertinggi), Tuhan itu Al-Fathir (Pencipta dari sesuatu yang tiada), dan inilah Fatimah; Tuhan itu adalah Yang Esa dengan Ihsan-Nya (sifat dermawan), dan inilah Hasan; Tuhan itu Muhsin (Yang Melakukan Kebajikan), dan inilah Husayn. Dia menciptakan sembilan Imam dari cahaya Al-Husayn dan memanggil mereka dan mereka mematuhi-Nya, sebelum Tuhan menciptakan langit di ketinggian, bumi yang luas, udara, para malaikat atau manusia. Kami adalah cahaya-cahaya yang memuliakan Dia, mendengarkan-Nya dan mematuhi-Nya.
      ’Wahai Rasulullah, semoga ayah dan ibuku menjadi tebusan bagimu!’ Apa yang akan diterima oleh seseorang yang mengakui semua mereka itu sebagaimana seharusnya?’.
      Wahai Salman, barang siapa mengakui mereka sebagaimana seharusnya, dan mengikuti contoh-contoh mereka, bersahabat dengan mereka dan terbebas dari musuh-musuh mereka, demi Allah, ia menjadi salah satu dari kami. Ia akan kembali ke tempat kami kembali, dan ia akan berada di tempat kami berada!’
      ’Wahai Rasulullah, adakah keyakinan tanpa pengetahuan tentang nama-nama dan silsilah mereka?’
      ’Tidak, Salman,
      ’Rasulullah, di mana aku akan menemukan mereka?’
      ’Engkau telah mengenal Al-Husayn; kemudian akan hadir guru dari ahli ibadah, ’Ali ibnu Husayn (Zayn Al-Abidin); kemudian putranya Muhammad ibn ’Ali, pencari pengetahuan para nabi dan rasul yang terdahulu dan terkemudian (Al-Baqir), kemudian Ja’far ibn Muhammad, lidah yang benar dari Tuhan (Ash-Shadiq); kemudian Musa ibn Ja’far,

      Hapus
    3. orang yang memadamkan kemarahannya melalui kesabaran dalam keyakinan kepada Tuhan (Al-Kazim); kemudian ’Ali ibn Musa, yang puas dengan rahasia dari Tuhan (Ar-Ridha); kemudian Muhammad ibn ’Ali, yang terpilih dari antara mahluk-mahluk Tuhan (Al-Muhtar); kemudian ’Ali ibn Muhammad, penuntun ke jalan Tuhan (Al-Hadi); selanjutnya Al-Hasan putra ’Ali, pelindung yang pendiam dan terpercaya atas rahasia Tuhan (Al-Askari); lalu mim ha’ mim dal (Muhammad), yang dipanggil Ibn Al-Hasan, sang penyair yang menegakkan Hak Tuhan’.”
      Salman berkata, ”Aku meratap. Kemudian aku melanjutkan.
      ’Wahai Rasulullah, biarlah umurku ditangguhkan sampai tiba masa hidup mereka!’
      ”Beliau berkata, Wahai Salman, bacalah ini :
      Lalu manakala datang waktunya untuk menghukum kesalahanmu sebagaimana diperingatkan, Kami kirimkan kepada kalian para abdi Kami yang mempunyai angkatan perang yang amat kuat untuk menyerbu keseluruh negerimu. Itulah peringatan yang amat kuat untuk menyerbu keseluruh pelosok negerimu. Itulah peringatan yang berlaku! Kemudian Kami beri giliran kepada kalian untuk memukul mereka kembali dengan Kami tingkatkan bantuan dana dan daya manusia beranak-pianak untuk kalian. Bahkan Kami jadikan bangsa yang mempunyai angkatan bersenjata yang terbesar (QS Al-Isra’ [17]: 5-6). (Perhatikanlah Wahai Mukmin sejati, Negara mana yang Rasul maksudkan, mungkinkah kita masih bisa menyaksikannya, wallahu’alam, peny.)
      ”Aku meratap semakin keras,” kata Salman, ”Dan kerinduanku semakin besar. Aku berkata,
      ’Wahai Rasulullah, apakah itu janji darimu?’
      ’Ya, demi Yang Esa yang mengirimkan aku dan memercayakan kepadaku pesan itu; itu adalah janji dariku dan dari ’Ali, Fatimah , Al-Hasan, Al-Husein, dan dari sembilan Imam yang diturunkan dari anak-anak Husein, kepadamu dan kepada mereka yang bersama dengan kita, dan orang-orang golongan kita yang diperlakukan tidak adil. Barang siapa benar-benar tulus dalam keyakinannya, maka demi Allah, Salman, biarkan Iblis dan bala tentaranya datang. Barang siapa yang ingkar akan dihukum dengan pembalasan, siksaan dan warisan (yaitu oleh yang lain-lainnya dan bukan mereka). Tuhanmu tidak akan berlaku tidak adil kepada siapapun. Kitalah yang dimaksudkan dalam ayat ini ;
      Dan Kami hendak memberi karunia kepada mereka yang tertindas di Negeri itu, hendak menjadikan mereka pemimpin, dan sekaligus menjadi pewaris. Lagi pula Kami hendak mengukuhkan kedudukan mereka di negeri itu, dan akan Kami perlihatkan kepada Fir’aun dan Haman serta bala tentaranya, apa yang mereka khawatirkan selama ini. (QS Al-Qashaah [28]: 5-6).
      Salman berkata, ”Aku meninggalkan Rasulullah, sama sekali tidak peduli tentang bagaimanan Salman akan menemui kematian, atau bagaimanan kematian akan menjemputnya.”.

      Hapus
    4. 2. Bilangan 12, dijumlahkan ; 1 + 2 = 3, didalam bilangan tiga (3) ini terdapat, yaitu :
      1. Imam Ali as.
      2. Imam Hasan as.
      3. Imam Husein as.
      3. Bulan. Agustus = 8, sebelumnya aku belum bisa mengurainya, namun aneh bin ajaib pada bulan Juni 2013, seorang yang baru tercerahkan dengan Mazhab Ahlul bait, menyampaikannya melalui sms, dan dapat menguraikannya sbb. :

      Angka 8 yang terdiri dari 4 & 4, dapat diurai menjadi :

      3.1 Kata Allah dan Muhammad, ditulis dalam huruf Arab hanya 4 Huruf masing-masingnya, atau :
      3.2 Nama washi yang mempergunakan nama awalnya dengan Muhammad, ada 4 Washi (Ulil Amri Minkum, UAM) dan nama washi yang mempergunakan nama awalnya Ali, ada 4 washi (UAM), perhatikan rincian diatas atau di No. 4, dibawah ini.

      4. Tahun 2007, bila angka ini ditambahkan 2007= 2+0+0+7= 9, ini adalah jumlah washi pelanjut setelah Imam Husein Wafat.

      4.1 Imam Ali, Zainal Abidin. As Sajjad bin Husein as.
      4.2 Imam Muhammad, Al Baqir, bin Ali, as.
      4.3 Imam Ja’far, As Shadiq, bin Muhammad, as.
      4.4 Imam Musa, Al Kazim, bin Ja’far Shodik, as.
      4.5 Imam Ali, Ar-Ridho, bin Musa, as.
      4.6 Imam Muhammad, Al Jawad, bin Ali, as.
      4.7 Imam Ali, al Hadi, bin Muhammad, as.
      4.8 Imam Hasan, al Askari, bin Ali, as.
      4.9 Imam Muhammad, al Mahdi al Muntazhar, bin Hasan,

      5. Bila 1, 2 dijumlahkan, menjadi 3 + 8 = 3+8=11, ini jumlah washi pasca Imam Ali as terbunuh.


      6. Bila1, 2 & 3 dijumlahkan: 1+2+8 + 2 + 0 + 0 + 7= 20 = 2 + 0 = 2, ini tidak lain adalah :

      6.1 Nabi Muhammad SAW.
      6.2 Khodijah yang mempunyai putri adalah : Fatimah az Zahra as.

      Hapus
    5. Aneehh.. agama koq di akal2 inn..

      Gini neh kalau cuma bisa baca doank...

      Hapus
  4. astagfirullah jangan pernah memfitnah keadaan yang bukan pada kenyataannya yaaaa

    kunjungi sekalian yaaaa http://tanjungherbal.com/ace-maxs/

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. 3. Islam, akan pecah menjadi 73 Golongan dan hanya satu (1) yang selamat, dan ini dapat diklasifikasikan menjadi :

      A. Islam secara Umum, dapat dikategorikan menjadi :
      1. Islam Mazhab Maliki.
      2. Islam Mazhab Hanafi.
      3. Islam Mazhab Syafe’i.
      4. Islam Mazhab Hambali.
      5. Islam Mazhab Ja’fari.

      Yang kelima ini ditolak oleh Majority, dan diikuti oleh Minoritas.

      B. Islam secara Khusus, terbagi atas :

      I. Islam Syiah Muawiyah/Abasiyah/Osmaniyah/Majority; disebut : SUNNI, yang terbagi kedalam,
      1.1 Islam Mazhab Maliki.
      1.2 Islam Mazhab Hanafi.
      1.3 Islam Mazhab Syafe’i..
      1.4 Islam Mazhab Hambali.
      1.5 Islam Sempalan SUNNI : Ahmadiyah.

      II. Islam Syiah, terbagi atas :
      2.1 Islam Syiah Gulat, Syiah yang menjadikan Ali as, sebagai Tuhan.
      2.2 Islam Syiah Ismailiayah, hanya mengenal 7 Imam, selebihnya (5) tidak diyakini.
      2.3 Islam Syiah Zaidiyah, meyakini 12 Imam, dengan memasukan 3 Khalifah yang awal, yang berarti ke 3 yang syah dihilingkan, kemungkinan sebagai hasil rekonsialisasi diantara umat, bukan Penugasan Tuhannya.
      2.4 Islam Syiah Ali dengan 12 Imam.

      12 Imam ini terindikasi dalam Kitab hadist shahih Buchori dan Muslim dengan penyebutannya 12 Amir atau 12 Khalifah, disebutkan bahwa :

      “Islam akan jaya samapi Yaumul Kiamah dan kalian pernah dipimpin oleh 12 Amir atau 12 Khalifah.”

      Hapus
    2. Adapun dasar tentang 12 Imam ini adalah :

      1. Al Azhab [33]:[33]
      “dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”

      Inilah Program Allah SWT untuk Long Strategic dakwah Islam, sampai Yaumul Kiamah, tentunya dengan Kemaksuman ini bukan sekedar hadiah karena ada garis turunan kepada Nabi, namun mereka ini dipersiapkan sebagai Mizan untuk Pengukur akan KEBENARAN dan KESESATAN, dan sekaligus dirinya sudah mampu menyerap apa yang Rosulullah sampaikan kepada mereka, yang akan bertindak sebagai Rujukan, Pengayom dan Pelindung Risalahnya dan pelindung bagi Para Kaum Yang Lemah.

      2. Asy Syuura [42]:[23] : “Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal shaleh. Katakanlah: "Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upah pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan (Seharusnya Keluargaku)". Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.”

      Ini Perintah-Nya dan harapan Nabi-Nya, agar umat menjaganya secara baik dan benar, karena mereka adalah pelita untuk menerangi saat terjadi kegelapan, bagaikan bintang-bintang yang cemerlang yang menampakkan dirinya ketika malam tiba, agar para pelaut tidak tersesat dan tenggelam kedasar lautan, sementara Ahlulbayt adalah penjaga, pengayom Risalah-Nya agar Umat tidak tesesat dan berjalan di bumi dengan kejelasan yang nyata, tidak meraba-raba tapi pasti, karena pelita – hati selalul menyertainya dan mendampingi bagi umat yang meyakininya, bahwa benar mereka adalah washi-washi yang mempunyai tugas berat untuk menghantar Risalah Nabinya sampai ketitik akhir kehidupan setiap Insan.

      Namun kenyataan yang ada dilapangan, sebagian besar Umat tidak memenuhu Perintah-Nya dan Harapan Nabi-Nya, karena ternyata,

      Bani Umayyah melakukan pembunuhan melalui tentaranya dan genocide via racun yang ditaruh pada makanannya, terhadap ;

      1. Hasan al Mujtaba as, bin Ali bin Abi Thalib. (disajikan via istrinya atas perintah Muawiyah)
      2. Husein asy Syuhada as, bin Ali bin Abi Thalib.
      3. Imam Ali, Zainal Abidi as Sajjad as, bin Husein.
      4. Imam Muhammad al Baqir as, bin Ali.

      Setelah runtuhnya Pemerintahan Bani Umayah, melalui peperangan (Saling Membunuh) oleh Bani Abasiyah (An-Nisa 93 terabaikan), berhasil melenyapkan Keluarga Rosul yang terdiri dari :

      1. Imam Ja’far as-Shodik as, bin Muhammad.
      2. Imam Musa al Kazim as, bin Ja’far.
      3. Imam Ali ar Ridho as, bin Musa.
      4. Imam Muhammad al Jawad as, bin Ali
      5. Imam Ali al Hadi as, bin Muhammad.
      6. Imam Hasan al Askari as bin Ali

      Hapus
    3. 3. An-Nisa [4]:[59] : “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.”

      Setelah umat menjaganya secara benar, maka Allah SWT, memerintahkannya agar taat kepada 3 (tiga) Pilar Penyangga, yaitu :

      3.1 Allah SWT, Yang Mahakudus.
      3.2 Rosul, yang Maksum.
      3.3 Para Washi (Ulil Amri Minkum, UAM), yang juga Maksum.

      Bagiku, akan mudah sekali melihat dimana simpangan itu terjadi antara KETAKWAAN dan KEFASIKAN, antara KEBENARAN dan KEBATILAN, antara SYIAH dan NON SYIAH (SUNNI).

      Berseminya KEBATILAN, diawali dengan gugurnya Imam Ali bin Abi Thalib as, oleh silaknatullah Abdurachman bin Muljam, seorang Khawarij yang nuntut balas atas kematian Ayah dan Kakaknya, yang mati ketika Perang Nahrawan, calon istrinya nan cantik, bagaikan Universe dari Kuffah pada abad itu, yang menuntut maharnya kepada dia dengan Maharnya “ Berupa Kematian Imam Ali”. Kemudian disusul oleh wafatnya Imam Husein, asy Syuhada, karena beliau as dituntut oleh Yajid untuk “Membaiat Dirinya menjadi Khalifah atas kematian saudaranya, Muawiyah”, dia berjanji akan mengejar beliau as dan membunuhnya, hatta didepan Ka’bahpun dia sanggup untuk melenyapkannya, maka beliau as untuk tidak mengotori kesucian Ka’bah, maka sebelum selesai Haji Wada, beliau as keluar dari Makkah untuk memenuhi ratusan surat dari Kuffah yang menghendaik beliau as dapat memimpin Umat Islam disana, sebagai pengganti atas kematian Muawiyah. Hal ini tercium oleh Yajid, maka segera dia menyiapkan orang-orangnya yang loyal kepada dirinya untuk mempengaruhi Para Pejabat dengan kedudukan yang menggiurkan dan kepada para pengikut (Syiah) yang lemah dilakukan ancaman dengan pembunuhan, maka sebagian besar pendukung Imam Husein as, mulai melepaskan baiat kepadanya as, dan tuduhan orang-orang non Syiah, bahwa yang membunuh adalah orang-orang Syiah secara letterlijk/tampak luar, benar adanya, namun dari kaidah pergaulan, setiap penghianatan, tidak bisa tetap sebagai “pengikut”, tapi dia adalah Penghianat dengan segala Konsekwensi Logisnya yang menyertainya.

      Terkait dengan Surat & Ayat diatas, maka ketika Imam Husein as, terjerebab ketanah dan menemui Kesyahidannya, maka otomatis yang berkuasa adalah : “Silaknatullah Yajid”, mungkinkah Surat dan Ayat diatas, masih relevant untuk dirinya, maka bagi yang merasa “Itu adalah Benar”, Surat dan Ayat tsb. Dapat saya tamsilkan, bahwa “Allah SWT telah memerintahkan Manusia/Umat Islam untuk sujud ke SYEITAN”---Mungkinkah seperti itu? Mungkin untuk Non Syiah, tapi tidak untuk Syiah, kenapa karena Imam Zainal Abidin as, sedang berbaring sakit dan kondisinya masih lemah, sehingga ayahnya sebelum menemui ajalnya sudah wanti-wanti menitipkan wasiatnya kepada adiknya, Zainab, agar putranya tidak melakukan Balas Dendam atas kematian dirinya (ayahnya), karena syariat telah menetapkan tidak wajibnya berjihad ketika kondisinya sakit, dan sebenarnya Imam Baqirpun as, masih berumur 3 tahun dan semuanya berada didalam Kemah di padang pasir yang sangat menyengat panasnya, maka semuanya dalam kondisi kehausan yang sangat, sebelum satu persatu pendukung Imam Husein as, berjatuhan dengan kondisi badan terkoyak-koyak oleh sabetan pedang dan mereka semua menemui kesyahidan, termasuk Imam as dengan kepalanya terpenggal dari badannya.

      Bagi Syiah, tetap Ulil Amri Minkum (UAM) adalah Imam Zainal Abidin as, sebagai tempat rujukan, untuk meminta fatwa dan nasihat semua aspek kehidupan dunia dan ukhrowi, secara teratur bergantian sesuai waktunya dan seperti apa yang telah diutarakan oleh Rosulullah ketika masih hidup disetiap kesempatan didepan umatnya.

      Hapus
    4. Disini juga dapat dibuktikan dengan bantaun Bilangan yang terindikasi dalam Surat dan Ayat, yaitu :

      A. Bilangan 4, adalah mereka merupakan Awalun UAM dan Calon Pelanjut UAM, ketika Rosul saw wafat, yaitu :
      1. Muhammad SAW.
      2. Ali bin Abi Thalib, al Murtadho as.
      3. Hasan al Mujtaba as, bin Ali bin Abi Thalib.
      4. Husein asy Syuhada as, bin Ali bin Abi Thalib.
      B. Adapun bilangan [4]:[59], maka dengan cara menambahkan satu sama lainnya, maka menjadi :
      459 = 4 + 5 + 9= 18= 1 + 8 = 9, maka dalam bilangan ini terdapat sejumlah UAM yang terlahir dari Zuriyat Imam Husein as, yang akan melanjutkan Penerus Awal UAM, ketika kehidupan mereka sudah berakhir, yaitu terdiri dari :

      1. Imam Ali, Zainal Abidi as Sajjad as, bin Husein.
      2. Imam Muhammad al Baqir as, bin Ali.
      3. Imam Ja’far as-Shodik as, bin Muhammad.
      4. Imam Musa al Kazim as, bin Ja’far.
      5. Imam Ali ar Ridho as, bin Musa.
      6. Imam Muhammad al Jawad as, bin Ali
      7. Imam Ali al Hadi as, bin Muhammad.
      8. Imam Hasan al Askari as bin Ali
      9. Imam Muhammad al Mahdi al Muntazhar as, bin Hasan





      C. Adapun bilangan pada Ayat [59], bila bilangan 59, dijumlahkan satu sama lainnya, maka menjadi : 59 = 5 + 9 = 14, ini tidak lain adalah :
      14 Maksumim yang meliputi :

      1. Muhammad SAW.
      2. Fatimah Az Zahra as.
      3. Imam Ali bin Abi Thalib, al Murtadho as.
      4. Imam Hasan al Mujtaba as, bin Ali bin Abi Thalib.
      5. Imam Husein asy Syuhada as, bin Ali bin Abi Thalib.
      6. Imam Ali, Zainal Abidi as Sajjad as, bin Husein.
      7. Imam Muhammad al Baqir as, bin Ali.
      8. Imam Ja’far as-Shodik as, bin Muhammad.
      9. Imam Musa al Kazim as, bin Ja’far.
      10. Imam Ali ar Ridho as, bin Musa.
      11. Imam Muhammad al Jawad as, bin Ali
      12. Imam Ali al Hadi as, bin Muhammad.
      13. Imam Hasan al Askari as bin Ali
      14. Imam Muhammad al Mahdi al Muntazhar as, bin Hasan

      Imam Mahdi a.s telah menasehati Umat dengan menyinggung Surat & Ayat diatas, seperti yang tertera dibawah ini :

      Hapus
    5. Ngomong opo ??? Mbok kiro togel apa... kog asal ngejumlahin....

      Hapus
  6. Imam Mahdi a.s telah menasehati Umat dengan menyinggung Surat & Ayat diatas, seperti yang tertera dibawah ini :

    Nasihat Imam Mahdi (di Hari Juma’at)
    No. 5 dari 40 Hadist,
    “ Tidakkah kalian mendengarkan firman Allah SWT : ‘ Wahai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah, taatlah kepada Rosul-Nya dan Ulil Amri Minkum – di antara kalian.” Bukankah kalian mengetahui bahwa perintah-Nya itu mutlak hingga hari kiamat? Engkau lihat Allah SWT menciptakan akal (benteng) untuk kalian, agar kalian mau berpikir (berlindung), dan tanda-tanda agar dijadikan petunjuk dari mulai Nabi Adam hingga Abu Muhammad (Hasan Al Askari) semoga shalawat Allah tercurahkan kepada mereka. Setiap kali satu tanda hilang muncullah tanda yang lain. Bila terbenam bintang yang satu, bersinar bintang yang lainnya dan ketika Allah mencabut ruhnya (Abu Muhammad), kalian menyangka bahwa Allah telah memutuskan sebab antara Dia dan Mahluk-Nya. Tidak! Hal Seperti itu tidak akan pernah terjadi hingga hari kiamat tiba. Ketahuilah bahwa perintah Allah akan terlaksana walaupun mereka enggan.

    No. 6 dari 40 Hadist.
    “ Sesungguhnya Imam Hasan Al-Askari a.s. pergi dengan rasa bahagia setelah berpijak setapak demi setapak pada aturan para pendahulunya dan kini wasiat dan ilmunya jatuh ketangan kami yang menjadi pengganti dan penerusnya. Maka hanya seorang yang zalim dan pendosa yang berani mengambil alih dari kami. Serta hanya pembangkang dan si kafir saja yang berani mengaku telah menjadi penerusnya selain kami. Andai bukan karena perintah Allah dan rahasia-Nya yang tidak boleh ditampakkan tentu akan tampak kebenaran kita bagi kalian yang mengherankan akal kalian dan menghilangkan keraguan kalian. Maka bertakwalah kalian kepada Allah dan serahkanlah serta pasrahkanlah urusan kalian kepada kita.”

    BalasHapus
  7. 4. Al Baqarah [2]:[124] : “ Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia". Ibrahim berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku". Allah berfirman: "Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang-orang yang dzalim (si pelaku kedhaliman, peny.)".
    Adapun Surat dan Ayat ini adalah sebagai Kriteria untuk menggantikan Rosul, yang diteggaskan oleh Allah SWT, tidak ditujukkan atau diperuntukkan kepada “si Pelaku Kedhaliman”, maka untuk mengetahui “Kedhaliman” itu apa?, maka diterangkan didalam Lukman [31]:[13], yang tersebut dibawah ini.

    5. Lukman [31]:[13] : “Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah) sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kedzaliman yang besar.”

    Sementara di butir 4 kata DHALIM, adalah isim failun – kata pelaku = Yang telah melakukan, sehingga tidak terikat waktu :Telah, Sedang atau Akan. DHALIMIN = Menyekutukan Tuhan, maka Para Mantan Penyembah Berhala gugur demi Hukum sebagai Pelanjut Rosul.

    6. Al Maidah [5]:[67] : “Hai Rasul, sampaikanlah apa yang di turunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanah-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.”

    Rosul sudah beberapa kesempatan selalu mengutamakan Ali as, sebagai keponakan dan mantunya, namun keutamaan ini bukan didasarkan kepada Ashobiyah (Keturunan), tetapi karena kecerdasannya dan selalu siap tampil didepan dalam segala kejadian yang membahayakan jiwanya :

    - Sejak berumur 10 tahun, ketika ada pertemuan dirumah Nabi saw, setelah beliau saw diangkat menjadi Rosul, menanyakan siapa yang akan mendukungnya dan Ali selalu menjawab dirinya akan menjadi Pendukung Rosul, sampai berturut-turut 3 x, tetap hanya Ali yang selalu tampil.
    - Ketika Rosul Saw akan Hijrah ke Madinah bersama Abu Bkar bin Qufahah, dan beliau Saw meminta Ali as menggantikan tidurnya Rosul, sambil ditutup dengan selimut Rosul, dan detik-detik para Quraisy mengendap-endap ke kamar Rosul, Ali as, jelas melihat tindak tanduk mereka dengan pedang terhunus dan pembicaraan jahat diantara mereka, namun ketika selimut itu disingkapkan oleh mereka, yang terlihat hanya sesosok tubuh Ali as, maka mereka urung membunuh Rosul.
    - Ketika para sahabat gagal memimpin penyerangan ke benteng Yahudi di Khaibar, maka keesok harinya pagi-pagi sekali, ketika akan dilakukan penyerangan lagi Rosul saw menanyakan kemana Ali, karena tidak terlihat berkumpul, dan dijawab Ali sedang sakit mata, maka Rosul memanggilnya dan dengan mengusapkan tangan yang penuh Berkah pada kedua mata Ali yang sedang sakit, maka sembuhlah mata tersebut dan panji peperangan diserahkan kepada Ali, dan pintu gerbangpun tercabut dan malah dijadikan tameng Ali, sehingga Yahudi menyerah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tak usahlaah kamu cari pembenaran dari Al-Qur'an.. sedang kamu sendiri tidak meyakini Al-Quran itu sendiri....

      Hapus
  8. Bagiku kenam Surat & Ayat sudah cukup membuktikan bahwa Kebenaran hanya ada pada KELUARGA ROSUL saja.

    Dan Allah SWT dengan Firman-Nya sudah cukup memberitahukan via QS At-Taubah [9]:[97] :” Orang-orang Arab Badui itu (tentunya yang menohok Rosul dari belakang, peny.), lebih sangat kekafiran dan kemunafikannya, dan lebih wajar tidak mengetahui hukum-hukum yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”.

    Dan Mayoritas Arab tidak menghendaki Nubuwah dan Immamah dalam satu Bayt.

    Dan ini terditeksi ketika berada di Balairung di Saqifah Bani Sa’diah, siapa yang tampil adalah ABBQ dan UBK dan juga ucapan UBK ketika membentuk 6 Formatur sebagai persiapan untuk menunjuk Penggantinya, yang sudah hampir mendekati KEMATIAN-nya, sementara Rosul Saw (katanya Mayoritas, tidak pernah memikirkan Penggantinya saw), mengatakan bahwa ketika dalam Pemilihan terjadi kondisi 50% : 50% (berimbang), maka salah satu harus pindah dimana Abdurachman bin Auf (ABA) berada, bila tidak mau maka tebaslah lehernya, jadi inilah Musyawarah ala Mantan Jahiliyah, jadi dapat disimpulkan, bahwa kesamaan di :

    Yahudi, personil yang bermasalah adalah : Bin Petet, Datam dan Diran, tapi protes Nabinya masih hidup, sementara di Islam, terjadi Perubahan setelah Nabinya Wafat (tiada alias menohok dari belakang) adalah : ABBQ, UBK dan ABA). Usman hanya korban dari ambisiusnya para sahabat Rosul untuk berkuasa, bukan karena panggilan agamanya.

    Teguran Allah SWT terjadi ketika telah usai Haji Wada (Haji Perpisahan), melalui Al Maidah [5]:[67], maka terkenallah Hadis Ghadir Khum, sebagai Amiril Mukminin, dan baik ABBQ, UBK dan UBA, sudah memberikan selamat kepada beliau as.

    Adapaun baik hadis Wejangan Terakhir Rosulullah,ataupun Hadis “Saya Kota Ilmu dan Ali adalah Pintunya (Pintu Ilmu)”, dianggap oleh Majority “DHAIF”, namun fakta lapangan dengan adanya Kitab NAHJUL BALAGHAH, yang ditulis oleh Syeikh Radhi dan telah disyarahkan oleh Abduh, ulama beken dan termasyhur dari Mesir, yang menyatakan bahwa BENAR itu ucapan Sayidina Ali kw, dan setelah saya sendiri membacanya, maka saya bisa mengklasifikasikan Islam seperti diatas.

    Ada kelucuan yang mungkin anak SD ataupun SMP yang cerdas pun pasti ungkapan dibawah ini akan menjadi bahan tertawaan sampai menjelang Yaumul Kiamah, yaitu :
    Menariknya di sini kemudian Ibnu Katsir menambahkan, “ Bahwa yg dimaksud dgn 12 khalifah tsb bukanlah 12 Imam yang diyakini oleh Syiah Itsna ‘Asyariah karena kebodohan mereka dan ceteknya akal mereka.” Kata Ibnu Katsir, “li jahlihim wa qillati ‘aqlihim”.
    Ibnu Katsir juga aneh dia katakan KEBODOHAN KEPADA SYIAH, tapi dia sendiri dan Mayoritas Muslim (SUNNI) tidak mungkin bisa membuktikan TTG 12 Amir atau 12 Khalifah yang ada dalam kitab Hadis shahih mereka sendiri, karena :
    Selama Periode Bani Umayah berkuasa, totalnya 14 Khalifah
    Bani Abasiyah : 37 Khalifah
    Osmaniyah : lebih banyak lagi (=X??), jadi totalnya 14+37+X = 12
    Jadi yang BODOH itu siapa sebenarnya??.

    Yang paling TELAK adalah, seandainya mereka tidak DOGMATIS BUTA, maka dalam 6 (enam) Kitab Hadist Shahih, maka tidak secuilpun Perowi Hadis yang terhubung kepada KELUARGA ROSUL, apa ini artinya semua seolah-olah :

    Pasca Rosul Wafat, terjadi GEMPA BUMI (Ini misal saja), yang menewaskan Keluarga Rosul, namun yang selamat hanya PARA SAHABAT Rosul saja, sehingga Umat berikutnya hanya tahu cerita hadist dari mereka yang terselamatkan (Apa Iya Seperti Ini).

    BalasHapus
  9. penulis bloq
    Buku hakekat Syiah judul Airmata Buaya Penganut Syiah, penyusun Dr.Muhammad Arifin Baderi, berisi penjelasan tentang agama Syiah dimulai dari siapakah syiah, agama apakah syiah itu, bagaimana aqidah dan manhaj syiah dan bagaiman sikap syiah kepada umat islam. Syiah dari hari-ke hari telah menampakkan dirinya di Indonesia yang tercinta ini, ada yang menganggap bahwa Syiah masih bagian dari Islam namun banyak juga yang menyatakan bahwa penyimpangan yang dilakukan oleh Syiah sudah sedemikian jauhnya sehingga sudah tidak dapat lagi untuk disebut sebagai bagian dari Islam.

    jawab
    agar antum tidak disebut penyebar fitnah dan membenci keluarga nabi saw maka silahkan antum paparkan satu persatu tentang kesesatan syiah disini INSYA ALLAH AKAN ANA TUNJUKAN HUJJAH TSB ADALAH HUJJAH BERDASARKAN KEDENGKIAN DAN KEFATIQAN WAHABI YG SELALU MENGANGGAP HANYA MAZHABNYA SAJA YG PALING BENAR. SILAHKAN ANA TUNGGU PAPARANNYA

    BalasHapus
    Balasan
    1. 99 Wasiat Imam Ja’far Shodik
      Salah satu Wasiat dari 99 Wasiat Imam Ja’far Shodik (Imam ke 6) ”Lentera Ilahi”, PENGAKUAN ATAS PARA IMAM, hal 97.
      Diriwayatkan melalui serangkaian perawi yang dapat dipercaya dari Salman Al-Farisi :” Aku mengunjungi Rasullullah yang memandang kepadaku dan berkata, ’Wahai Salman, Allah tidak mengirimkan seorang nabi atau rasul kecuali Allah menyertakan mereka dengan dua belas sahabat utama.’ ’Wahai Rasulullah, aku mengetahui hal ini dari orang-orang pemeluk dua kitab sebelumnya.’
      ’Wahai Salman, tahukah kamu siapa kedua belas sahabat utamaku, yang telah dipilih oleh Allah untuk menjadi pemimpin setelahku?’
      ’Allah dan Rasul-Nya yang paling tahu.’ ’ Wahai Salman, Allah telah menciptakan aku dari inti cahaya, dan memanggilku, maka aku mematuhi-Nya. Kemudian Dia menciptakan ’Ali dari cahayaku, dan memanggilnya, dan dia patuh. Dariku, ’Ali dan Fatimah, Dia menciptakan Al-Hasan dan Al-Husayn. Dia memanggil mereka dan mereka mematuhi-Nya. Tuhan telah menamai kami dengan lima dari nama-nama-Nya: Tuhan adalah Al-Mahmud (Yang Terpuji) dan aku Muhammad (patut dipuji); Tuhan adalah Al-’Ali (Yang Tinggi), dan inilah ’Ali (yang berasal dari peringat tertinggi), Tuhan itu Al-Fathir (Pencipta dari sesuatu yang tiada), dan inilah Fatimah; Tuhan itu adalah Yang Esa dengan Ihsan-Nya (sifat dermawan), dan inilah Hasan; Tuhan itu Muhsin (Yang Melakukan Kebajikan), dan inilah Husayn. Dia menciptakan sembilan Imam dari cahaya Al-Husayn dan memanggil mereka dan mereka mematuhi-Nya, sebelum Tuhan menciptakan langit di ketinggian, bumi yang luas, udara, para malaikat atau manusia. Kami adalah cahaya-cahaya yang memuliakan Dia, mendengarkan-Nya dan mematuhi-Nya.
      ’Wahai Rasulullah, semoga ayah dan ibuku menjadi tebusan bagimu!’ Apa yang akan diterima oleh seseorang yang mengakui semua mereka itu sebagaimana seharusnya?’.
      Wahai Salman, barang siapa mengakui mereka sebagaimana seharusnya, dan mengikuti contoh-contoh mereka, bersahabat dengan mereka dan terbebas dari musuh-musuh mereka, demi Allah, ia menjadi salah satu dari kami. Ia akan kembali ke tempat kami kembali, dan ia akan berada di tempat kami berada!’
      ’Wahai Rasulullah, adakah keyakinan tanpa pengetahuan tentang nama-nama dan silsilah mereka?’
      ’Tidak, Salman,
      ’Rasulullah, di mana aku akan menemukan mereka?’

      Hapus
    2. ’Engkau telah mengenal Al-Husayn; kemudian akan hadir guru dari ahli ibadah, ’Ali ibnu Husayn (Zayn Al-Abidin); kemudian putranya Muhammad ibn ’Ali, pencari pengetahuan para nabi dan rasul yang terdahulu dan terkemudian (Al-Baqir), kemudian Ja’far ibn Muhammad, lidah yang benar dari Tuhan (Ash-Shadiq); kemudian Musa ibn Ja’far, orang yang memadamkan kemarahannya melalui kesabaran dalam keyakinan kepada Tuhan (Al-Kazim); kemudian ’Ali ibn Musa, yang puas dengan rahasia dari Tuhan (Ar-Ridha); kemudian Muhammad ibn ’Ali, yang terpilih dari antara mahluk-mahluk Tuhan (Al-Muhtar); kemudian ’Ali ibn Muhammad, penuntun ke jalan Tuhan (Al-Hadi); selanjutnya Al-Hasan putra ’Ali, pelindung yang pendiam dan terpercaya atas rahasia Tuhan (Al-Askari); lalu mim ha’ mim dal (Muhammad), yang dipanggil Ibn Al-Hasan, sang penyair yang menegakkan Hak Tuhan’.”
      Salman berkata, ”Aku meratap. Kemudian aku melanjutkan.
      ’Wahai Rasulullah, biarlah umurku ditangguhkan sampai tiba masa hidup mereka!’
      ”Beliau berkata, Wahai Salman, bacalah ini :
      Lalu manakala datang waktunya untuk menghukum kesalahanmu sebagaimana diperingatkan, Kami kirimkan kepada kalian para abdi Kami yang mempunyai angkatan perang yang amat kuat untuk menyerbu keseluruh negerimu. Itulah peringatan yang amat kuat untuk menyerbu keseluruh pelosok negerimu. Itulah peringatan yang berlaku! Kemudian Kami beri giliran kepada kalian untuk memukul mereka kembali dengan Kami tingkatkan bantuan dana dan daya manusia beranak-pianak untuk kalian. Bahkan Kami jadikan bangsa yang mempunyai angkatan bersenjata yang terbesar (QS Al-Isra’ [17]: 5-6). (Perhatikanlah Wahai Mukmin sejati, Negara mana yang Rasul maksudkan, mungkinkah kita masih bisa menyaksikannya, wallahu’alam).
      ”Aku meratap semakin keras,” kata Salman, ”Dan kerinduanku semakin besar. Aku berkata,
      ’Wahai Rasulullah, apakah itu janji darimu?’
      ’Ya, demi Yang Esa yang mengirimkan aku dan memercayakan kepadaku pesan itu; itu adalah janji dariku dan dari ’Ali, Fatimah , Al-Hasan, Al-Husein, dan dari sembilan Imam yang diturunkan dari anak-anak Husein, kepadamu dan kepada mereka yang bersama dengan kita, dan orang-orang golongan kita yang diperlakukan tidak adil. Barang siapa benar-benar tulus dalam keyakinannya, maka demi Allah, Salman, biarkan Iblis dan bala tentaranya datang. Barang siapa yang ingkar akan dihukum dengan pembalasan, siksaan dan warisan (yaitu oleh yang lain-lainnya dan bukan mereka). Tuhanmu tidak akan berlaku tidak adil kepada siapapun. Kitalah yang dimaksudkan dalam ayat ini ;
      Dan Kami hendak memberi karunia kepada mereka yang tertindas di Negeri itu, hendak menjadikan mereka pemimpin, dan sekaligus menjadi pewaris. Lagi pula Kami hendak mengukuhkan kedudukan mereka di negeri itu, dan akan Kami perlihatkan kepada Fir’aun dan Haman serta bala tentaranya, apa yang mereka khawatirkan selama ini. (QS Al-Qashaah [28]: 5-6).
      Salman berkata, ”Aku meninggalkan Rasulullah, sama sekali tidak peduli tentang bagaimanan Salman akan menemui kematian, atau bagaimanan kematian akan menjemputnya.”.

      Hapus
  10. dia tidak mengetahui hakikat dari tangisannya
    hahha
    web: http://gensyiah.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. reply to Hasan Bajri, percuma baca website yang hanya hujjat Syiah, apalagi kalau itu ditujukkan ke Syiah dengan Imam 12, maka isinya hanya sampah saja, sementara data-data yang diperoleh dari Syiah, jauh lebih banyak dan kaya, juga Logik, adapun penampakan dalam video itu bukan Hujjah, karena kalo agama dicampur dengan budaya lokal, seperti di Sunni Kebo aja bisa jadi Kyai dan tak satupun Ulama bisa menghentikan kegiatan-kegiatan agama yang sudah kecampur dengan Keyakinan setempat, demikian juga Syiah banyak hal-hal yang tidak masuk akal, masuk kegiatan Ritual. Hal ini bagiku mudah saja, mana-mana saja yang tidak dapat diterima akal, dijauhi saja. Bagiku bila Syiah juga Kaffir, maka agama mana lagi yang bisa ku masuki, sementara di Sunni, terlalu banyak pertanyaan yang bisa terjawab sampai saat ini, namun di mazhab Syiah (Ahlul Bayt), semuanya terjawab dan saya puas, gonggongan dari Para Penghujat aku anggap "Gonggongan Anjing di Padang sahara, yang tak perlu diperhatikan, kecuali diabaikan saja, biarkan saja menggonggong, toh akhirnya dia akan mati dengan gonggongannya itu."

      Hapus
    2. maksudku, ssementara di Sunni, terlalu banyak pertanyaan yang tidak bisa terjawab sampai saat ini



      Hapus
    3. Saya kasihan melihat orang syiah, sudah ditipu oleh binatang iman syiah kosexmani (kumeni) masih belain syiah yang sudah seperti agama setan yang menyuruh untuk berzina (mut'ah) dan makan kotoran imam binatang syiah, kasihan deh orang-orang bodoh syiah, binatang aja gak mau masuk syiah karena jorok harus makan kotoran imam

      Hapus
  11. Banyak perdebatan seputar syiah

    BalasHapus
  12. beda keyakinan karena beda pemahaman, kunjungan balasan ya ke blog saya www.goocap.com

    BalasHapus
  13. Semoga alloh membuka mata hati anda

    BalasHapus
  14. Semoga alloh membuka mata hati anda

    BalasHapus
  15. 73 golongan diakhir jaman 1 yang masuk yaitu ahlus sunnah wal jamaah..72 nya masuk neraka..percayalah janji allah pasti saat anda nanti masuk neraka kalian akan menyalahkan imam kalian..karena dineraka seorang pemimping yang salah dan pengikutnya akan saling bertengkar..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ini yg betul... Betu....betul. Amin
      .....

      Hapus
  16. PR BESAR BUAT SUNI DAN WAHABI YANG MENGAKU ISLAM PALING BAIK.
    APAKAH 10 PAHAM SESAT DAN MENYESATKAN DIBWAH INI ADALAH AJARAN ISLAM ?? DASAR SUNI DAN WAHABI GAGAL PAHAM

    10 (sepuluh) PAHAM SESAT DAN MENYESATKAN DOKTRIN ASWAJA/SUNI DAN SALAFI-WAHABI YG TELAH DIYAKINI SELAMA RATUSAN TAHUN.
    .
    DALAM HATI MEREKA ADA PENYAKIT LALU DITAMBAH ALLAH PENYAKITNYA; DAN BAGI MEREKA SIKSA YANG PEDIH, DISEBABKAN MEREKA BERDUSTA (QS AL-BAQARAH 10)
    .
    JIKA ANDA BERILMU SILAHKAN DIBANTAH KESEPULUH DOKTRIN DIBAWAH INI DENGAN DALIL SHAHIH BERUPA AL-QURAN DAN HADIST SHAHIH:
    HARI INI JUGA JIKA ANDA MAMPU SAYA AKAN KELUAR DARI SYIAH IMAMIYAH DAN KEMBALI KEMAZHAB SUNI.
    .
    1. SEMUA SAHABAT ADALAH ADIL, DAN PALING TAAT KEPADA ALLAH DAN RASULNYA (bertentangan dengan Al-quran dan hadist shahih)
    .
    2. SEMUA SAHABAT MASUK SURGA TANPA SINGGAH KENERAKA DAN SEMUA IJTIHAD SAHABAT DIRIDHOI OLEH ALLAH SWT, JIKA BENAR DAPAT 2 (DUA) PAHALA DAN JIKA SALAH DAPAT 1 (SATU ) PAHALA. (bertentangan dengan Al-quran dan hadist shahih)
    .
    3. MENCELA ATAU MELAKNAT SALAH SATU SAHABAT MAKA IA SEORANG SYIAH RAFIDAH DAN KELUAR DARI AGAMA ISLAM ALIAS NON MUSLIM ALIAS KAFIR (bertentangan dengan hadist shahih)
    .
    4. KITAB BUKHARI-MUSLIM ADALAH KITAB TERSHAHIH DIDUNIA SETELAH AL-QURAN (bertentangan dengan hadist shahih)
    .
    5. SELAIN PARA NABI DAN RASUL TIDAK ADA MANUSIA YG MAKSUM ATAU SUCI (bertentangan dengan Al-quran dan hadist shahih)
    .
    6. MEYAKINI TIDAK ADA WASIAT NABI SAW UNTUK MENGANGKAT IMAM ALI AS SEBAGAI PEMIMPIN ATAU KHALIFAH UMAT ISLAM SETELAH NABI SAW WAFAT (bertentangan dengan hadist shahih)
    .
    7. KETIGA KHALIFAH YAITU ABU BAKAR, UMAR DAN USMAN ADALAH KHALIFAH YG SAH BERDASARKAN SYARIAT ISLAM DAN PILIHAN SELURUH KAUM MUSLIMIN PADA SAAT ITU (bertentangan dengan hadist shahih)
    .
    8. ABU BAKAR ADALAH MANUSIA TERBAIK SETELAH NABI SAW (bertentangan dengan hadist shahih)
    .
    9. KEDUDUKAN AHLUL BAIT NABI SAW (IMAM ALI AS, SAYYIDAH FATIMAH AS, IMAM HASAN AS, IMAM HUSEIN AS ) DIBAWAH ABU BAKAR RA, UMAR RA DAN USMAN RA (bertentangan dengan Al-quran dan hadist shahih)
    .
    10. BERPEDOMAN PADA HADIST YG BERPEGANG PADA AL-QURAN DAN SUNAH NABI SAW (baca:hadist dhoif) dan MENGINGKARI HADIST SHAHIH MUTAWATIR untuk berpegang PADA AL-QURQAN DAN ITTRAH AHLUL BAITKU (bertentangan dengan hadist shahih)
    .
    Silahkan ANDA buktikan 10 (SEPULUH) PAHAM SESAT SUNI DAN SALAFI-WAHABI diatas BENAR ADANYA dan berdasarkan dalil shahih jika kaum suni dan salafi-wahabi tak mau disebut MEMPUNYAI PAHAM DAN DOKTRIN YG SESAT/MENYIMPANG DARI AL-QURAN DAN HADIST SHAHIH.
    .
    DAN TOLONG FOKUS DGN 10 POINT DIATAS. DAN TAK USAH ANTUM MENGARANG2 CERITA YG TAK ADA HUBUNGANNYA DGN 10 PERTANYAAN ANA DIATAS.PAHAM !!!!
    .
    SAMPAI KAPANPUN SALAFI-WAHABI DAN SUNI TAK AKAN MAMPU MEMBUKTIKAN 10 (sepuluh ) point diatas adalah suatu doktrin yg berdasarkan dalil shahih.BAIK DARI AL-QURAN DAN HADIST SHAHIH
    SEKALI LAGI ANDA BUKTIKAN 10 PAHAM SESAT DAN MENYESATKAN SUNI DAN WAHABI BERDASARKAN DALIL SHAHIH BERUPA AL-QURAN DAN HADIST SHAHIH (BACA: Sekalipun hadist shahih disisi suni dan hadist tersebut tidak bertentangan dengan dalil diatasnya yaitu al-quran).
    .
    kalo cuma membantah dengan asumsi basi…mulut kotor , sumpah serapah, gambar editan dan bahasa kebun binatang untuk mengalihkan ketdakmampuan anda wahai suni dan wahabi, maka dengan berat hati saya katakan “jangankan anda, anak yang tak terdidik atau preman terminal juga mampu melakukannya.
    jika hal itu anda lakukan selain akan menjatuhkan mazhab anda suni dan wahabi juga akan memperlihatkan hujjah kaum suni dan wahabi hanya seujung kuku. alias tak berkwalitas….alias mazhab abal-abal yang suka mencaci dan penyebar fitnah
    .
    KALO MEMANG WAHABI DAN SUNI ADALAH MAZHAB YANG PALING BENAR DALAM ISLAM LALU MENGAPA KALIAN KEWALAHAN DALAM MEMBANTAH DOKTRIN-DOKTRIN DIATAS ??
    .
    ALLAH SWT BERFIRMAN :MEREKA TULI, BISU DAN BUTA MAKA TIDAKLAH MEREKA AKAN KEMBALI (KE JALAN YANG BENAR), (QS AL-BAQARAH 18)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ente percaya al qur'an ga?kan ente percaya y mushaf fatimah...berarti ga percaya ayat2 allah yg diturunkan melalui nabi muhammad saw..berarti ente lebih percaya fatimah y dong? Trus klo udh bgt siapa yg kluar dr ajaran islam?

      Hapus
  17. 14 HADIST SHAHIH BUKTI KEJAHATAN DAN KEBEJATAN MUAWIYAH SEHINGGA PANTASLAH ALLAH MELALUI LISAN NABINYA MELAKNAT DAN MENGHUKUM MUAWIYAH MATI TIDAK DALAM AGAMA ISLAM ALIAS MATI KAFIR !!!.
    https://www.facebook.com/groups/1657172434552375/permalink/1658440031092282/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syih tolong di jawab ..klo memang 3 sahabat dan putri nya di laknat allah..knp keturunan ali dan fatimah menamakan anak cucu nya dengan nama mereka..? Dan yg terakhir yg jelas di depan mata yg terjadi skarang..kalo memang syiah agama yg paling benar knapa kalian mati anjing melawan mujahidin di suriah..kan kalian merasa ahlul haq..knpa allah berpihak kepada mujahidin..mohon di jawab yaa..maaf kalo ada kata yg salah..karna saya ini suni..kalian kan bilang kami ini bodoh..jadi mohon penjelasan nya pak pendeta.

      Hapus
  18. Saya bukan syi'ah,sunni, maupun wahabi..karena ketiga golongan diatas bukanlah patokan yg akurat.
    Itu bukanlah agama melainkan pendapat orang2 yg notabene tak pernah Sama antara satu dgn lainnya dari jaman dulu sampai sekarang (membuat umat bingung)yg selalu ribut dgn masalah yg sama dan tak pernah menemukan jln keluar.
    Sadarkah dgn apa yg kalian perbuat??
    "Kalian telah membuat kehancuran dibuka bumi ini bung!?!?""
    Pengetahuan kalian tinggi2 tp lemah dipondasi.
    Kelompok2 sekte2-aliran2-golongan2 yg kalian jadikan panutan telah memecahkan belah umat islam itu sendiri..

    BalasHapus
  19. Mazhab2 yg kalian permasalahkan,,kalian lupa atau tidak tau??
    Yg mengeluarkan mazhab aja udah bilang ""jika segala sesuatu yg telah kami keluarkan tidak sesuai apalagi bertentangan dgn alquran,buang jauh2 jgn dipake!?!?"""
    Mudah2an jadi pertimbangan buat sesama yg mengaku muslim '''waspada bung dari jaman dulu sampai skarang kita ini masih diadu domba"'"'nyadar ""

    BalasHapus
  20. penganut syi'ah itu apa ustadz?
    terimakasih ;)

    semoga bermanfaat http://obatdiabetesalamijg.com/

    BalasHapus
  21. Di al qur,an dan hadits nabi muhammad saw sudah jelas bahwa di akhir zaman umatku kata nabi itu terbagi menjadi 73 golongan dan hanya 1 yang selamat adalah ahlu sunnah wal jamaah !!!!!!!! Maka nya ngaji yang bener jangan hobi nya cuma nikah mut'ah doang hahahaha

    BalasHapus
  22. Dalam sejarah islam itu ada 4 madzhab yg terdokumentasi sampai saat ini yqitu madzhab hanafi maliki safi'i hambali jadii syiahh ituu bukan madzhab tapi golongan ibliss yang menyerupai manusia yg ngaku ngaku islamm wajah islam pakaian islam tapi kelakuan biadab dasar anjing anjing yahudi

    BalasHapus
  23. Di al qur,an dan hadits nabi muhammad saw sudah jelas bahwa di akhir zaman umatku kata nabi itu terbagi menjadi 73 golongan dan hanya 1 yang selamat adalah ahlu sunnah wal jamaah !!!!!!!! Maka nya ngaji yang bener jangan hobi nya cuma nikah mut'ah doang hahahaha

    BalasHapus
  24. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  25. Silahkan yang belum tahu tentang syiah atau anti syiah, saya sarankan untuk membaca tulisan dari link dibawah ini sebagai referensi dan bentuk tabayyun kepada syiah. Jangan sampai anda belum tahu tentang syiah dari sumber syiahnya sendiri, tapi sudah berani memvonis syiah sebagai sesat dan kafir, hanya karena sekedar mendapat info negatif sepihak tentang syiah, lalu ikut - ikutan saja, dan di akhirat kelak anda akan menyesalinya dengan penyesalan yang terbesar, karena bisa jadi tuduhan kafir itu jika tidak benar maka akan berbalik mengenai si penuduh [Shahih, HR. al-Bukhari no. 6104 dan Muslim no.60], dan hal itu sudah terlambat, karena pada saat itu penyesalan sudah tiada guna. Jadi, bacalah catatan di web ini:
    https://simpatisansyiah.wordpress.com/
    di web ini hanya ada 1 catatan: "Tabayyun Kepada Syiah: Saya Dari Anti Syiah Menjadi Simpatisan Syiah" saja.
    Semoga bermanfaat. :)

    BalasHapus